ini bali,,,
dan pariwisata adalah hal yang sangat penting,,
dan sekarang tempat aku bekerja mungkin disebut health tourism karna posisinya di legian, pusat pariwisata di bali,,
dan apa yang harus ditekankan disini adalah jangan sekalipun membuat konsumenmu kecewa atas pelayanan yang buruk, karna itu akan berdampak besar pada perusahaanmu, tempat kamu bekerja,,
karena turis asing adalah custumer primadona,, pelayanan untuk mereka harus yang terbaik, mereka punya rantai hubungan yang luas,, ketika satu orang kecewa dengan dengan pelayanan sebuah tempat usaha, akan ada begitu banyak turis yang akan mengetahuinya, dan label buruk tempatmu akan terpampang buat mereka,,
so,,ambillah pelajaran dari apa yang terjadi hari ini, karena pelayanan jasa memang sulit dibandingkan dengan barang,,
all about ambitionist woman,,, anak payakumbuh,domisili sementara d denpasar,,mencari sang putih beriman,,,
Sunday, October 9, 2011
Thursday, October 6, 2011
mencari sang putih beriman
Dan kalau kamu mengenalku dengan baik,,
Kamu akan tau istilah putih beriman dariku :D
Dan bahkan di profile ini pun kutulis dg jelas 'mencari sang putih beriman'
Dan apa maksudnyaa???
bukan maksud apa-apa sii,,
Hanya manusiaku saja,,
Hanya keegoanku saja,,
Aku ingin beriman yang dilingkupi putih,,
Sehingga tampak suci,,
Kalau kata orang 'mato condong ka nan rancak'
dan putih buatku hanya berarti bersih,,
Bersih hatinya,,
Putih hatinya,,
Suci imannya,,
Dan suatu saat aku kan temukan ia,,
Walaupun dalam sosok pangeran berkuda hitam :)
*dan ini mungkin related post dari sahabat
http://ksatria2610.wordpress.com/2010/01/17/putih-beriman/
Kamu akan tau istilah putih beriman dariku :D
Dan bahkan di profile ini pun kutulis dg jelas 'mencari sang putih beriman'
Dan apa maksudnyaa???
bukan maksud apa-apa sii,,
Hanya manusiaku saja,,
Hanya keegoanku saja,,
Aku ingin beriman yang dilingkupi putih,,
Sehingga tampak suci,,
Kalau kata orang 'mato condong ka nan rancak'
dan putih buatku hanya berarti bersih,,
Bersih hatinya,,
Putih hatinya,,
Suci imannya,,
Dan suatu saat aku kan temukan ia,,
Walaupun dalam sosok pangeran berkuda hitam :)
*dan ini mungkin related post dari sahabat
http://ksatria2610.wordpress.com/2010/01/17/putih-beriman/
Monday, October 3, 2011
sukak!!
Kotak – Lupa Ingatan
Aku kadang bertanya tak berhenti
Mengapa ku alami ini
Yang tidak menyenangkan hati
Aku heran kamu begitu kuat
Mengikuti setiap langkahku
Menghantui kehidupanku
Aku berdoa biar aku bisa lupa ingatan
Lupa kalau mengenal kamu
Lupa pernah cintai kaaa.. kamu
Aku berharap biar tak melihat kamu sekarang
Biar lupa menganal kamu
Biar lupa cintai kaaa.. kamu
Aku tidak mengerti soal cinta
Bodoh menghadapi hubungan
Yang akhirnya sampai begini
Kapan bayangan kamu bisa pergi
Suara kamu bisa hilang
Biarkan aku hidup tenang
Semua kenangan aku tak mau lagi
Cukuplah sudah aku hanya ingin di akhiri
*entah ada hubungannya atau ndak,, ttp suka kotak :D
Aku kadang bertanya tak berhenti
Mengapa ku alami ini
Yang tidak menyenangkan hati
Aku heran kamu begitu kuat
Mengikuti setiap langkahku
Menghantui kehidupanku
Aku berdoa biar aku bisa lupa ingatan
Lupa kalau mengenal kamu
Lupa pernah cintai kaaa.. kamu
Aku berharap biar tak melihat kamu sekarang
Biar lupa menganal kamu
Biar lupa cintai kaaa.. kamu
Aku tidak mengerti soal cinta
Bodoh menghadapi hubungan
Yang akhirnya sampai begini
Kapan bayangan kamu bisa pergi
Suara kamu bisa hilang
Biarkan aku hidup tenang
Semua kenangan aku tak mau lagi
Cukuplah sudah aku hanya ingin di akhiri
*entah ada hubungannya atau ndak,, ttp suka kotak :D
Sunday, October 2, 2011
gerak sayapku
Bukan awan yang menggerakkanku,,
Seharusnya tetap begitu,, dulu dan sekarang,,
Tapi entah kenapa aku begitu lemah kemaren,,
sayapku serasa patah, tulangnya terasa tak mampu menopang,,
Dan tiba tiba aku terjatuh,,setelah usahaku sekian keras berlalu didepanmu
Tak ada apapun yang membantu,,
Bahkan angin tiba tiba lenyap,,
Udara mendadak lembab
Menyimpan begitu banyak air dalam awannya
Yang siap untuk dimuntahkannya
Dan aku ingat, bahkan rindu, rindu sapaan lembutnya
Rindu sentuhan kasihnya,,
Rindu warna menyejukkannya,,
Rindu berdiri tegapnya,,
Tuhan,,
Maafku terjatuh lagi,,
Bukan aku tak berusaha berdiri, tertatih,,
Masih ada sisa2 harapan yang semalam tertumpuk rapi
Siap untuk dikeluarkan,,dan ternyata sangat siap,,
-denpasar, 031011-
Seharusnya tetap begitu,, dulu dan sekarang,,
Tapi entah kenapa aku begitu lemah kemaren,,
sayapku serasa patah, tulangnya terasa tak mampu menopang,,
Dan tiba tiba aku terjatuh,,setelah usahaku sekian keras berlalu didepanmu
Tak ada apapun yang membantu,,
Bahkan angin tiba tiba lenyap,,
Udara mendadak lembab
Menyimpan begitu banyak air dalam awannya
Yang siap untuk dimuntahkannya
Dan aku ingat, bahkan rindu, rindu sapaan lembutnya
Rindu sentuhan kasihnya,,
Rindu warna menyejukkannya,,
Rindu berdiri tegapnya,,
Tuhan,,
Maafku terjatuh lagi,,
Bukan aku tak berusaha berdiri, tertatih,,
Masih ada sisa2 harapan yang semalam tertumpuk rapi
Siap untuk dikeluarkan,,dan ternyata sangat siap,,
-denpasar, 031011-
awan putih
Bukan awan yang menggerakkanku,,
Seharusnya tetap begitu,, dulu dan sekarang,,
Tapi entah kenapa aku begitu lemah kemaren,,
sayapku serasa patah, tulangnya terasa tak mampu menopang,,
Dan tiba tiba aku terjatuh,,setelah usahaku sekian keras berlalu didepanmu
Tak ada apapun yang membantu,,
Bahkan angin tiba tiba lenyap,,
Udara mendadak lembab
Menyimpan begitu banyak air dalam awannya
Yang siap untuk dimuntahkannya
Dan aku ingat, bahkan rindu, rindu sapaan lembutnya
Rindu sentuhan kasihnya,,
Rindu warna menyejukkannya,,
Rindu berdiri tegapnya,,
Tuhan,,
Maafku terjatuh lagi,,
Bukan aku tak berusaha berdiri, tertatih,,
Masih ada sisa2 harapan yang semalam tertumpuk rapi
Siap untuk dikeluarkan,,dan ternyata sangat siap,,
-denpasar, 031011-
Seharusnya tetap begitu,, dulu dan sekarang,,
Tapi entah kenapa aku begitu lemah kemaren,,
sayapku serasa patah, tulangnya terasa tak mampu menopang,,
Dan tiba tiba aku terjatuh,,setelah usahaku sekian keras berlalu didepanmu
Tak ada apapun yang membantu,,
Bahkan angin tiba tiba lenyap,,
Udara mendadak lembab
Menyimpan begitu banyak air dalam awannya
Yang siap untuk dimuntahkannya
Dan aku ingat, bahkan rindu, rindu sapaan lembutnya
Rindu sentuhan kasihnya,,
Rindu warna menyejukkannya,,
Rindu berdiri tegapnya,,
Tuhan,,
Maafku terjatuh lagi,,
Bukan aku tak berusaha berdiri, tertatih,,
Masih ada sisa2 harapan yang semalam tertumpuk rapi
Siap untuk dikeluarkan,,dan ternyata sangat siap,,
-denpasar, 031011-
Friday, September 9, 2011
i'm proud wear this hijab

hei,,
saya mulai jaga klinik,,,
tp itu tak terlalu membanggakan untukku,,,
toh jagain klinik orang sama halnya dengan tidur dikosan :)
*ignored
saya udah pake jilbab,,, yes this hijab,,,
baru beberapa saat, belum sampai 2 bulan,,, 1 agustus 2011 tepatnya,, 1 ramadhan yang lalu,,,
akhirnya niat lama, yang selalu diusahakan untuk dipercepat tercapai juga,,
hmmm dlunya sy berfikir hnya mw menggunakannya setelah menikah, untuk menghormati suami, untuk menjaga diri,,,terlalu naif y? tapi begitulah,,,
saya islam kongenital,,, dari lahir,,, tapi alhamdulillah saya terus berusaha berubah menjadi lebih baik,,
lalu niat itu dimajukan,,saya akan pakai jilbab setelah wisuda,,dengan alasan saya pengen pake kebaya rambut disanggul saat wisuda atau pelantikan dokter :D alasan yang juga gak banget siiii :D
setelah itu syukur niat saya termajukan lagi,,,saat itu mungkin sudah selesai lewat koas bagian bedah,, saya ingin menggunakan jilbab saat wisuda, itu brarti hrus saat koas.. bingung,,,, kapan waktu yang tepat,,ada sedikit perasaan apakah jilbab ini akan mempersulit koas nantinya,,
akhirnya 1 ramadhan,, itu brarti lab forensik,,
bismillah aja,,
saya niatkan,,,dan saya jalani,,,
hingga sekarang di lab pediatri yang dikatakan lab tersulit saya tidak ada masalah,,,
banyaknya dukungan dari teman, saudara, keluarga, semua membuat saya semakin yakin pilihan saya benar, walau agak terlambat, tapi itulah waktu yang tepat, disaat saya siap..
saya hidup di lingkungan minoritas muslim, kebanyakan teman2 adalah non muslim, tapi mereka bahkan mengucapkan selamat :) indahnya persaudaraan..
ada sih yang bercanda bilang saya lebih bulat,,,haha tapi itu mungkin sudah tidak bisa dimodifikasi :D
dan sekarang lebih mantap,,dan doakan akan terus istiqamah,,,
Tuesday, July 5, 2011
I'm proud be a woman
ini adalah salah satu tulisan yg saya kirim ke forher@jawapos.co.id
tpi sayang g release,,,
saya coba share d sini aja yah :)
Everything's is a chemistry, there are action and reaction,
Ada langit ada bumi, Ada panas ada dingin, Ada cinta ada benci, dan seperti perempuan, idealnya diciptakan sebagai bagian dari kehidupan yang saling berpasangan, pasangan bagi laki-laki.
Jika segala sesuatu adalah seperti aksi dan reaksi dalam kimia, berarti seharusnya tak ada yang lebih hebat, tak ada yang lebih diatas tingkatan atau keberadaannya.
Namun seperti hal yang tak pernah tertuliskan, kita perempuan adalah makhluk lemah, yang tertindas, yang pasif, terbiasa bergantung pada laki-laki, bertugas hanya untuk melayani laki-laki dan yang sedari dulu dijajah oleh kaum adam.
Padahal,diluar perbedaan secara fisik anatomis dan biologis, pada dasarnya tak ada yang membedakan kita dengan kaum adam. Sama-sama mempunyai kecerdasan otak, keluhuran budi, serta cita-cita yang tinggi. Sama-sama mempunyai keinginan, impian dan harapan. Sama-sama memiliki kebutuhan hidup berupa sandang, pangan, papan, pergaulan, cinta dan penghargaan.
Perempuan memang lebih lemah fisiknya, lebih kecil tenaganya, tapi lebih besar rasa sayangnya, lebih penuh perhatian terhadap sesamanya, lebih peka perasaannya.
Namun siapa yang tahu dibalik tubuh lembut penuh kasih, perempuan punya banyak kelebihan dan bertumpuk-tumpuk kekuatan, keindahan dan kemuliaan yang tak perlu diucapkan.
Ini saatnya kita meningkatkan rasa kebanggaan menjadi diri sendiri, menjadi seorang perempuan, mungkin Sarinah adalah contoh kecilnya.
Taukah kita siapa sarinah? Mungkin kita tidak mengenal orangnya, tapi tidak ada orang di jakarta yang tak kenal gedung sarinah, departement store pertama yang dibangun di jalan protokol Sudirman , Jakarta. Gedung termasyur di zamannya, era 70an, yang menjadi pilihan utama bagi kaum metropolitan yang ingin menghabiskan waktu dengan segala kemewahannya. Lalu siapa sarinah? Yang sedemikian pentingnya, sehingga beliau dilambangkan menjadi muka ibukota jakarta pada saat itu?
Sarinah, hanyalah rakyat kecil yang biasa dipanggil "mbok" oleh bapak bangsa kita, Ir. Soekarno, ya, Sarinah hanyalah seorang pengasuh di keluarga presiden tersebut. Namun dijadikannya ia sebagai nama gedung besar, itu berarti ia seseorang yang sangat dihormati bagi orang nomor satu di Indonesia itu, seorang pria besar yang memuliakan perempuan.Mengapa? Karena Sarinah memberi pelajaran bagi Presiden pertama kita, arti pentingnya orang kecil, rakyat bagi hidupnya.
Lalu mengapa bukan nama tukang kebunnya? Supir pribadinya? Atau pengawalnya? Mengapa bukan nama laki-laki?
Karena Sarinah melambangkan keindahan, sesuatu yang hanya dimiliki oleh perempuan.
Perempuan punya setumpuk keindahan, yang membuat kita digilai laki- laki.
Perempuan punya setumpuk kemuliaan, yang membuat kita dihargai laki-laki.
Sarinah hanya contoh kecil, sangat kecil hingga tak ada yang pernah mengenalnya sebagai orang yang ternyata dipentingkan Ir.Soekarno, ada RA Kartini, ada Rohana Kudus, ada Cut Nyak Dien, ada banyak perempuan-perempuan hebat di sekitar kita, mengabdi bagi keluarga dan lingkungannya dan ada kita, perempuan masa kini, penerus zaman, pemimpin diri sendiri dan anak-anak kita.
Tak perlu merubah keadaan dengan membuat strata diatas laki laki, sudah sewajarnya perempuan dan laki-laki saling melengkapi dalam kehidupan.
Dengan pandangan tugas laki-laki dan perempuan yang saling melengkapi, yang tak perlu dipertentangkan siapa yang lebih hebat atau siapa yang harus lebih dianggap pemimpin, karena jika feminitas dan maskulinitas berpadu secara seimbang, feedback positif akan didapatkan oleh kedua belah pihak, yang saling menguntungkan.
Tak ada yang perlu disesali jika kita hanya perempuan. Tapi, kita tidak " hanya " perempuan biasa.
Dengan sebegitu banyak hal hal baik dari perempuan,
tpi sayang g release,,,
saya coba share d sini aja yah :)
Everything's is a chemistry, there are action and reaction,
Ada langit ada bumi, Ada panas ada dingin, Ada cinta ada benci, dan seperti perempuan, idealnya diciptakan sebagai bagian dari kehidupan yang saling berpasangan, pasangan bagi laki-laki.
Jika segala sesuatu adalah seperti aksi dan reaksi dalam kimia, berarti seharusnya tak ada yang lebih hebat, tak ada yang lebih diatas tingkatan atau keberadaannya.
Namun seperti hal yang tak pernah tertuliskan, kita perempuan adalah makhluk lemah, yang tertindas, yang pasif, terbiasa bergantung pada laki-laki, bertugas hanya untuk melayani laki-laki dan yang sedari dulu dijajah oleh kaum adam.
Padahal,diluar perbedaan secara fisik anatomis dan biologis, pada dasarnya tak ada yang membedakan kita dengan kaum adam. Sama-sama mempunyai kecerdasan otak, keluhuran budi, serta cita-cita yang tinggi. Sama-sama mempunyai keinginan, impian dan harapan. Sama-sama memiliki kebutuhan hidup berupa sandang, pangan, papan, pergaulan, cinta dan penghargaan.
Perempuan memang lebih lemah fisiknya, lebih kecil tenaganya, tapi lebih besar rasa sayangnya, lebih penuh perhatian terhadap sesamanya, lebih peka perasaannya.
Namun siapa yang tahu dibalik tubuh lembut penuh kasih, perempuan punya banyak kelebihan dan bertumpuk-tumpuk kekuatan, keindahan dan kemuliaan yang tak perlu diucapkan.
Ini saatnya kita meningkatkan rasa kebanggaan menjadi diri sendiri, menjadi seorang perempuan, mungkin Sarinah adalah contoh kecilnya.
Taukah kita siapa sarinah? Mungkin kita tidak mengenal orangnya, tapi tidak ada orang di jakarta yang tak kenal gedung sarinah, departement store pertama yang dibangun di jalan protokol Sudirman , Jakarta. Gedung termasyur di zamannya, era 70an, yang menjadi pilihan utama bagi kaum metropolitan yang ingin menghabiskan waktu dengan segala kemewahannya. Lalu siapa sarinah? Yang sedemikian pentingnya, sehingga beliau dilambangkan menjadi muka ibukota jakarta pada saat itu?
Sarinah, hanyalah rakyat kecil yang biasa dipanggil "mbok" oleh bapak bangsa kita, Ir. Soekarno, ya, Sarinah hanyalah seorang pengasuh di keluarga presiden tersebut. Namun dijadikannya ia sebagai nama gedung besar, itu berarti ia seseorang yang sangat dihormati bagi orang nomor satu di Indonesia itu, seorang pria besar yang memuliakan perempuan.Mengapa? Karena Sarinah memberi pelajaran bagi Presiden pertama kita, arti pentingnya orang kecil, rakyat bagi hidupnya.
Lalu mengapa bukan nama tukang kebunnya? Supir pribadinya? Atau pengawalnya? Mengapa bukan nama laki-laki?
Karena Sarinah melambangkan keindahan, sesuatu yang hanya dimiliki oleh perempuan.
Perempuan punya setumpuk keindahan, yang membuat kita digilai laki- laki.
Perempuan punya setumpuk kemuliaan, yang membuat kita dihargai laki-laki.
Sarinah hanya contoh kecil, sangat kecil hingga tak ada yang pernah mengenalnya sebagai orang yang ternyata dipentingkan Ir.Soekarno, ada RA Kartini, ada Rohana Kudus, ada Cut Nyak Dien, ada banyak perempuan-perempuan hebat di sekitar kita, mengabdi bagi keluarga dan lingkungannya dan ada kita, perempuan masa kini, penerus zaman, pemimpin diri sendiri dan anak-anak kita.
Tak perlu merubah keadaan dengan membuat strata diatas laki laki, sudah sewajarnya perempuan dan laki-laki saling melengkapi dalam kehidupan.
Dengan pandangan tugas laki-laki dan perempuan yang saling melengkapi, yang tak perlu dipertentangkan siapa yang lebih hebat atau siapa yang harus lebih dianggap pemimpin, karena jika feminitas dan maskulinitas berpadu secara seimbang, feedback positif akan didapatkan oleh kedua belah pihak, yang saling menguntungkan.
Tak ada yang perlu disesali jika kita hanya perempuan. Tapi, kita tidak " hanya " perempuan biasa.
Dengan sebegitu banyak hal hal baik dari perempuan,
Subscribe to:
Posts (Atom)